Halo semuanya, sebelum kita masuk ke apa yang akan kita bahas pertama marilah kita kenalan dulu. Karena ada pepatah yang mengatakan "Tak kenal maka tak sayang". Siapa tau kali aja pembaca sekalian ada yang mau sayang ama saya... *hehe, oke perkenalkan nickname saya adalah Mizuhashi Akira as blogger (maybe). Cukup itu aja yang mau saya kasih tau, kalo mau tau yang lain silahkan comment di bawah :v. Kali ini adalah kali pertamanya saya ngepost di blog ini, so post pertama ini akan membahas tentang sebuah cerita yang ditulis oleh seorang manusia. Manusia ini nicknamenya adalah Graagon Maximud. dia menulis sebuah cerita, sebenarnya banyak sih cerita yang dia tulis, tapi kita bahas 1 aja. Genrenya horror. Penasaran? Kalo ga mah ya udah, saya cuma nanya. oke, Cekidot.
Setelah sekian lama berada di rumah, akhirnya aku bisa keluar, walaupun hari ini sudah malam dan tidak ada yang keluar pada jam ini. Aku teringat supermarket yang buka 24 jam tidak jauh dari rumahku. Aku berjalan dan tetap saja tidak ada seorang pun yang berjalan selain aku. Beberapa saat sebelum aku sampai, ada seseorang yang berdiri tepat di sebelah kiri supermarket.
Sebenarnya aku tidak peduli, dia memakai pakaian serba hitam dan saat aku memanggilnya dia berjalan mundur dan menghilang dalam kegelapan. "Ah sudahlah" pikirku, setelah aku sampai di supermarket aku tidak melihat satu karyawan pun, padahal supermarketnya terbuka. Aku menghela nafas, aku melihat orang yang berpakaian hitam tepat di seberang jalan. Aku langsung keluar pura - pura tak melihatnya tapi dia mulai mengikutiku, aku mempercepat langkahku, dia juga mempercepat langkahnya. Akhirnya aku memutuskan untuk berlari, aku berlari tepat kearah rumahku. Tapi jika aku kesana sama saja aku bunuh diri, lalu aku menuntunnya ke kantor polisi. Tetap saja, tak ada seorang pun disana. Aku terus berlari, kakiku mulai lelah, mulutku mulai kering, nafasku mulai sesak, aku berlari ke jalan sempit, aku berhenti lalu melihat sekitar, "Aku akan mati" pikirku, aku terdiam menatap ke bawah, nafasku sesak, tapi aku tak mau mati, aku naik ke tangga, tapi orang itu memegang kakiku, dan berusaha menarikku ke bawah. Aku terus bertahan, namun aku mulai lelah, tanganku lemas, nafasku sesak, air mataku keluar "Apakah aku akan mati? Seperti inikah caraku mati?" Aku menangis, aku tertarik ke bawah, penglihatanku pun kabur "Aku akan mati." Pasrahku.
1 komentar: